Berjualan Online di Tengah Kelesuan Ekonomi dan Tingginya Biaya Jasa Expedisi

Tadi pagi saya dapat pesan WA dari seorang klien yang minta dibuatkan website. Isinya mengabarkan bahwa sudah mulai ada transaksi penjualan. Alhamdulillah, ikut berbahagia. Website yang baru diluncukan beberapa hari yang lalu ini nampaknya sudah mulai ada hasilnya.

Merumuskan website yang satu ini memang tidak mudah. Target marketnya adalah petani yang banyak tinggal di pedesaan. Salah satu produknya adalah pupuk. Bagaimana caranya berjualan pupuk kepada petani? Apakah petani punya komputer atau laptop untuk browsing di dunia maya? Apakah di pedesaan sudah bagus koneksi internetnya? Apakah petani tertarik untuk membeli secara online? Ini amanah yang tidak ringan.

Berbeda dengan website-website lain yang sebelumnya sudah saya buat. Produknya sangat biasa dijual online. Target marketnya juga orang muda, tinggal di perkotaan, dan tentu familiar dengan internet. Produk yang dijual misalnya : kaos distro, baju, gamis, kosmetik, obat herbal, buku, alat musik, dlsb. Ini lebih mudah dibayangkan.

Lantas, bagaimana caranya agar bisa ada penjualan secara online?

*Ini beberapa RAHASIANYA* :

Pertama, produk yang dijual harus ada kelebihan dibandingkan produk biasa. Ini penting. Jika produk yang dijual hanya seperti produk yang bisa dibeli di toko dekat rumah, tentu calon pembeli lebih suka membeli di toko dekat rumah.

Kedua, website mengedepankan konten edukasi. Ya, website ini isinya memang lebih banyak konten edukasinya daripada konten jualan produknya.

Ketiga, website masuk index Google. Nah, ini wajib ya. Orang yang bermasalah di zaman sekarang biasanya akan bertanya ke Google. Nah, Google mengindex website kita sesuai kata kunci yang kita siapkan. Maka ketika ada orang yang mencari solusi terhadap masalahnya, ia bertanya ke Google, kemudian Google menampilkan informasi tentang website kita. Nah, di website kita calon pembeli merasa menemukan solusi, kemudian ia berinteraksi dengan pengelola website, yaitu kita.

Keempat, permudah interaksi. Adalah sangat merepotkan jika calon pembeli harus mencari dimana bisa menghubungi kita. Maka, di banyak tempat kita sediakan menu klik to chat. Jadi dengan sekali klik, pengunjung website langsung bisa ngobrol dengan kita via WA. Dalam obrolan itulah ia dibantu mencari solusi atas masalahnya.

Kelima, setelah ada interaksi, maka terjadilah transaksi. Inilah yang kita cari. Sharing dulu, selling kemudian.

Masih ada banyak rahasia lain tentang website ini yang belum saya ungkapkan. Namanya juga rahasia, kalau diungkap semua, namanya bukan rahasia dong. He he he.

Jika Anda merasa butuh bantuan untuk membangun website yang berpotensi menaikkan omset bisnis Anda, jangan ragu untuk diskusi dengan kami. Insya Allah kami bantu dengan senang hati. (Yogyakarta, 13 Februari 2019)

(www.hijrah.web.id)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *